Membuat Batik Tie Dye

Batik tie dye buatan-ku

Di sekolah aku ikut klub membatik. Salah satu dari jenis batik yang kami buat adalah tie dye. Proses pembuatannya, pertama menggambar pola. Ingin bentuk seperti apa, terserah saja. Tapi yang terserah hanya pinggirnya, lalu tengahnya digambar titik-titik untuk menaruh biji-bijian. Setelah itu bagian yang agak pinggir kainnya dijahit dan bagian tengah yang sudah diberi titik dimasukkan biji-bijian lalu diikat dengan benang. Setelah dijahit kainnya jadi seperti bola kasti.

Setelah itu diwarnai dengan warna sesuai yang kita inginkan. Dan setelah itu jahitannya didedel (dilepas). Jadilah batik tie dye-nya! :)

Tugas Science: Perubahan Bentuk Benda

Aku mendapat tugas pelajaran science untuk membuat presentasi tentang perubahan bentuk dan kegunaan benda. Bu Guru memberi contoh misalnya tanah liat menjadi pot atau batu bata dan kayu menjadi meja. Awalnya aku ingin membuat presentasi tentang susu menjadi keju, tapi ternyata sulit, lalu aku membuat proses pembuatan gula jawa.

Karena dulu aku sudah pernah membuat poster dan kliping, ibu mengusulkan tugas kali ini dengan membuat slide power point. Aku belum bisa membuat sendiri. Aku membuatnya bersama Ibu. Ini dia hasilnya! Proses Pembuatan Gula Jawa

Mini Trip ke Cokro Tela Cake

Tela cake yang aku hias

Kemarin aku dan teman-teman sekolah mini trip ke Cokro Tela Cake. Di sana aku melihat proses pembuatan tela cake. Tela cake adalah cake yang terbuat dari tepung singkong. Bahan-bahan lain yang digunakan antara lain adalah telur, mentega, dan susu.

Aku belajar menghias tela cake kecil yang sudah diberikan oleh petugas pabrik. Aku menghiasnya dengan krim blueberry dan strawberry. Awalnya aku ingin menulis “I love Ibu” untuk hiasan. Tapi karena tersenggol-senggol jadi tidak terbentuk seperti yang aku inginkan. Akhirnya aku campur saja krimnya. Cake-nya aku bawa pulang dan aku makan bersama ibu-ku.

Ini ceritaku, apa ceritamu?

Pergi ke PASTY Bersama Keluarga

Hari Minggu aku pergi ke PASTY (Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta) bersama Pakde Puji, Om Putut, Mbak Lintang, Mbak Ayu, Mbak Arum, dan Mbak Wulan. Di sana aku melihat tupai, anjing, kucing, tokek, kelinci, hamster, burung, ular, ayam, dan ikan.

Aku senang bisa memegang kelinci putih yang ada disana. Tapi aku sedih melihat satu hamster dikelilingi teman-temannya. ternyata teman-temannya itu menganggu hamster yang tadi sampai mati, lalu mereka memakannya. Aku pikir itu pasti terjadi karena penjual hamster tidak memberi makan hamster-hamsternya.

Itulah ceritaku, apa ceritamu?

 

Imunisasi (Campak dan DT)

Kemarin hari Rabu (16/11/2011) aku imunisasi DT di sekolah. Sebetulnya aku mau didampingi oleh Ibu, tapi waktu imunisasinya dimajukan jadi sebelum istirahat. Karena Ibu belum datang jadi waktu itu aku diimunisasi sendiri, didampingi Bundanya Irene, temanku.

Imunisasi kali ini lebi sakit daripada imunisasi campak yang sebelumnya. Lengan sebelah kiriku terasa agak memar di sekolah tapi di rumah terasa pegal sampai pagi ini.

Tapi aku gembira bisa imunisasi sendiri.

Morning Carpet & Day Carpet

Setiap pagi di sekolah ada morning carpet. Pada acara itu aku dan teman-temanku bernyanyi, berdoa, dan Bu Guru menjelaskan soal lembar kerja (LK).

Setelah istirahat kedua ketika akan berdoa pulang kami membahas masalah yang terjadi hari itu dan membagi bintang. Masalah yang dibahas misalnya kalau ada anak yang mengejek, memukul, dan melakukan bullying yang lain. Jika ada anak-anak yang berprestasi akan dibagikan stiker. Itulah day carpet.

Itu cerita tentang sekolahanku, morning carpet dan day carpet.

Kekuatan Bunga

Ada sebuah negara bernama Bunga. Di sana lah tempat tinggal Gadis Bunga. Gadis Bunga sangat menyukai bunga. Tanpa sadar dia sudah menjadi gadis bunga yang sangat berkekuatan bunga dan warna pelangi. Jika dia di tempat yang gelap tidak ada cahaya matahari, dan disitu tidak ada tanahnya maupun air, dia tidak bisa mengeluarkan kekuatan bunga atau pelangi.

Kemudian ada seorang penjahat datang, namanya Penjahat Bayangan dari Negara Bawah Tanah. Dia tidak suka sama sekali dengan bunga-bunga yang dibuat oleh Gadis Bunga dan dia menyelimuti semua benda dengan beton. Gadis Bunga juga tidak suka karena seluruh negara Bunga jadi diselimuti oleh beton. Debu dan salju, di bawahnya beton. Sabun pun dilapisi beton. Sepatu, tas, topi dan baju-baju pun diselimuti beton. Tombol HP yang dipakai untuk mengetik di negera-negara lain terbuat dari mesin-mesin, tapi di Negara Bunga berbeda, tombolnya dari beton. Sampai-sampai karena semuanya beton, negara itu hampir berganti nama menjadi Negara Beton.

Tapi sebelum negara itu berganti nama, Gadis Bunga berusaha untuk menghilangkan beton-beton di negara itu. Penjahat Bayangan tidak suka pada Gadis Bunga karena membuat negara itu diselimuti bunga. Penjahat itu membawa Gadis Bunga ke penjara bawah tanah. Di penjara bawah tanah, tidak ada sinar matahari, tanpa tanah, dan tanpa air. Isinya hanya beton. Yang bukan beton hanya penjara besinya saja yang mempunyai tombol merah untuk membuka pintu penjara. Gadis Bunga tidak suka karena banyak bayangan-banyangan buatan Penjahat Bayangan mengelilinginya, seperti hantu yang datang untuk menakut-nakutinya. Dia ingin keluar, tapi kekuatan bunga dan warna-nya tidak bisa keluar karena tidak ada hal-hal yang berhubungan dengan bunga disitu, seperti sinar matahari, air maupun tanah.

Tapi suatu saat, saat penjahat keluar dari ruang bawah tanah, dia lupa menutup pintu penjara bawah tanah, sehingga cahaya matahari bisa masuk. Tangan Gadis Bunga dapat menyentuh sinar matahari.  Walau hanya tangannya yang kena sinar, tapi langsung menjalar ke seluruh badan dan wajahnya, jadi bersinar lagi, penuh bunga. Dia langsung melepaskan diri dari penjara dan terbang menemui tiga sahabatnya, Profesor Bunga, pembersih jendela gedung dan sopir bis. Ketiga sahabatnya itu menunggu di rumah Profesor Bunga.

Ke-empat sahabat yang tidak suka beton dan bayangan-bayangan gelap berjalan berombongan ke tempat si Penjahat Bayangan. Mereka bertanya kepada Penjahat Bayangan “Kenapa kamu tidak suka bunga?” Lalu penjahat itu bilang “Aku takut dengan bunga. Di negara bawah tanah tidak ada bunga.” Mendengar hal itu mereka berempat bersorak “Kamu takut dengan bunga?” Kemudian Profesor Bunga mengambil sebatang bunga dari dalam mesinnya.

Penjahat itu kemudian mencium bau bunga yang ternyata seperti bau sabun-nya. Dan dia suka bau itu. Sekarang dia berubah pikiran, dia menghilangkan semua bayangan di negera Bunga dan dia menyukai bunga. Dia berlari kesana-kemari menghilangkan bayangan-bayangan hitamnya, dibantu oleh Gadis Bunga, sambil berteriak bahwa sekarang dia adalah asisten Gadis Bunga. Semua senang, dan mereka semua meneriakkan “Kekuatan bunga!!!”

(Diceritakan oleh Vari dan diketik oleh Ibu)

Kelas Satu, Excellent!

Ketika assembly dalam rangka Hari Pahlawan Kepala Sekolahku berkata bahwa akan dipilih kelas yang paling rapi, bersih dan pajangannya bagus. Ternyata yang nilainya “very good” itu Kelas 5.

Aku terkejut ketika mendengar Kepala Sekolah berkata yang nilainya “excellent” adalah Kelas 1! Dan kelas 1 mendapatkan 2 sertifikat. Sertifikat itu untuk 2 guru di setiap kelas yang menang.

Kami semua senang :D

Raja Kirana

(Desember 2010)

Raja Kirana sedang sedih karena istananya agak jelek. Tapi lalu dia bahagia karena istananya bisa menjadi bagus. Warnanya merah dan putih, tapi pintunya masih berwarna coklat. Dia lalu mengecat pintunya menjadi merah. Sekarang dia senang karena istananya bagus. Dia menikah dengan Putri Yenira dan hidup bahagia selama-lamanya.